HIKMAH DIBALIK DO’A DAN MAKBULNYA DO’A
Kali ini saya akan membahas
tentang Do’A dan makbulnya Do’A itu sendiri sesuai dengan Al-Quran dan hadist
shahih dari tafsir ibnu Katsir yang sebelumnya sudah saya baca , dan di
pelajari.
Bagi para muslim dan muslimah yang sering berdo’a kepada Allah pastinya penasaran dong Makna/hikmah dibalik Do’a dan dimakbulkanya Doa seorang Muslim.
Do’a merupakan salah satu cara kita untuk berkomunikasi dengan Allah Swt, sang Pencipta,Pemilik dan Pengatur Kita . Dimana di dalam Do’a kita dapat meminta apa yang kita inginkan dan apa yang kita harapkan dari Allah, biasanya Do’a biasa kita lakukan setelah kita melakukan segala bentuk peribadahan kepada sang Khaliq. Namun kebanyakan dari kita berdo’a itu ketika sedang mendapatkana kesusahan/kesulitan saja, dan setelah kesulitan/kesusahan itu Allah cabut dan Allah kabulkan do’a mereka, mereka malah lupa kepada yang mencabut masalah mereka. Padahal yang harus kita tahu dan wajib kita pahami bahwa hakikat doa itu sendiri merupakan cara kita dekat dengan Allah dan dengan cara berdo’a itupun Allah akan lebih dekat kepada kita Agar kita senantiasa bersyukur akan nikmat yang Allah berikan, bahkan Allah Swt akan menambah rezky-Nya kepada kita apabila kita senantiasa bersyukur kepada-Nya.
Firman Allah Swt :
“ Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon Kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran. ( Q.S. 2:186) “
Imam
Ahmad meriwayatkan dari Abu Musa al-Asy’ari, ia menceritakan, ketika kami
bersama Rasulullah Saw dalam suatu peperangan, kami tidak mendaki tanjakan,
menaiki bukit, dan menuruni lembah melainkan dengan mengumandangkan takbir.
Kemudian beliau mendekati kami dan beersabda “Wahai sekalian Manusia,
sayangilah diri kalian, sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada dzat yang tuli
dan jauh. Tetapi kalian berdo’a kepada Rabb yang mahamendengar lagi maha
melihat. Sesungguhya yang kalian seru itu lebih dekat kepada seorang diantara
kalian daripada leher binatang tungganganya. Wahay Abdullah bin Qais, maukah
engkau aku ajari sebuah kaliamat yang termasuk dari pembendaharaan surga ?
yaitu
( tiada daya dan kekuatan melainkan hanya karna pertolongan Allah ) . ( H.R Bukhari, Muslim, Abu Utsman An-nahdi )
( tiada daya dan kekuatan melainkan hanya karna pertolongan Allah ) . ( H.R Bukhari, Muslim, Abu Utsman An-nahdi )
Imam Malik meriwayatkan dari Abu hurairah Saw, bahwa Rasulullah Saw. Bersabda :
“ Akan dikabulkan do’a salah seorang diantara klian
selama ia tidak meminta dipercepat
Maka ia mengatakan, aku sudah berdo’a, tetapi tidak
dikabulkan , dan hal ini diriwayatkan dalam hadiast Shahih Bukhari muslim,
tetapi tidak dikabulkan” (H.R shahih Al-bukhari dan muslim dari malik.) “
Dalam Shahih Muslim , diriwayatkan dari Abu hurairah R.a bahwa nabi Saw, bersabda :
“ Tetap dikabulkan doa seorang hamba, selama ia tidak
berdoa untuk perbuatan dosa atau pemutusan hubungan (silaturahmi) dan selama
tidak minta dipercepat.” Ada seorang bertanya “ Ya Rasulullah, apa yang
dimaksud dengan minta dipercepat itu?” beliaupun menjawab, “ (Yaitu) ia
berkata, Aku sudah berdoa tetapi belum pernah aku melihat do’a ku dikabulkan.
Maka pada saat itu ia merasa letih dan tidak mau berdo’a lagi”
Dalam
penyebutan ayat yang menganjurkan untuk senantiasa berdo’a, dan bersungguh
sungguh dalam berdo’a.
Diriwayatkan
dalam musnad Imam Ahmad dan Sunat at-tirmidzi, an-nasa’i, dan Ibnu majah, dari
Abu Hurairah R.a Katanya Rasulullah Saw berdoa :
“ Ada tiga orang yang doanya tidak akan ditolak: Penguasa
yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka, dan doa orang yang dizhalimi.
Allah akan menaikan doanya tanpa terhalang awan mendung pada hari kiamat dan
dibukakan baginya pintu-pintu langit, dan dia berfirman, ‘Demi kemuliaan-Ku,
aku pasti menolongmu meskipun beberapa saat lagi . “
Doa
merupakan salah satu hal wajib yang harus senantiasa kita amalkan dalam
kehidupan sehari-hari ketika akan mengerjakan atau memulai dan mengakhiri
sesuatu agar senantiasa berada dalam lindungan allah dan agar hati kita menjadi
tenang karna Allah namun harus bersungguh-sungguh pula dalam berdoa tersebut
dan harus di dasari dengan hati yang ikhlas karna allah agar do’a kita bisa di
kabulkan oleh Allah Swt.
Thanks For Reading ,
"Jangan pernah
terputus untuk senantiasa berdo’a kepada Allah
Karna kita tidak
tahu Do’a yang mana-kah yang akan Allah kabulkan".
“UD’UNI ASTAJIBLAKUM”
WASSALAMUALAIKUM.



No comments:
Post a Comment