Tuesday, November 14, 2017

Lagi Gelisah, deketin Allah yuk_obat galau



Assalamualaikum Wr, Wb.

    Alhamdulillahirabbil'alamin, segala puji bagi Allah yang telah memberikan rahmatnya sehingga saya bisa memberikan suatu tulisan yang mudah-mudahan bermanfaat bagi para pembaca.

    kali ini saya akan memaparkan sedikit tentang rasa GELISAH, ya... gelisah itu selalu di identikan dengan keresahan atau ketidaktenangan hati atau rasa yang membelenggu dalam dada .

   Gelisah atau yang biasa kita sebut galau , sering terjadi kepada manusia apabila sedang ditimpa masalah ataupun sesuatu yang membuat ia tidak tenang, sehingga kegelisahan itu akan membuat ia menjadi seorang yang sulit berfikir dengan tenang.













Monday, September 4, 2017

CINTA dalam DIAM

CINTA DALAM DIAM.....

Assalamualaikum... 

CINTA , Ya tak pernah bosan dengan kata Cinta ??? , Cinta itu rasanya kaya nano nano, banyak banget rasanya.. Cinta itu ada yang bisa di ungkapkan dengan kata-kata , namun ada juga yang sulit banget buat diungkapkan, hati yang selalu di warnai oleh cinta raut wajahnya akan selalu terlihat ceria, Cinta itu mengandung banyak makna , rupa rupa warnanya, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hanya hati yang bisa merasakan indahnya Cinta.
Namun bagaimana sih seharusnya kita menyikapi indahnya Cinta,???

Cinta itu merupakan Anugrah dari yang kuasa, yang maha memberi rasa, dan yang maha memelihara hati. Kita selaku yang diciptakan diberikan sifat Ar-Rahman & Ar-rahim oleh yang maha pencipta , sehingga bisa merasakan yang namanya Cinta.. Berawal dari Rasa Kasih,Sayang yang tak pernah luput dari berbagai macam pengorbanan untuk meraihnya.

Jika kita benar-benar memiliki rasa cinta , maka jangan pernah menodai indahnya cinta dengan segala sesuatu yang tidak sesuai dengan aturan sang pencipta ( Allah Swt. ).

Cinta itu sifatnya suci dan Abadi, tak pernah mungkin bisa terganti jika itu benar-benar cinta sejati. Yang harus dan patut kita Cinta melebihi apapun adalah sang pencipta ( Allah swt. ), yang maha memiliki Cinta yang seutuhnya dan yang maha memberi cintanya. Cinta kita kepada makhluk jangan sampai melebihi cinta kita kepada Allah Swt, karena jika cinta kita terlalu berlebih kepada makhluk, lalu bagaimana dengan rasa cinta kepada yang memeberi cinta allah Swt, lama-kelamaan akan pudar dan timbullah rasa yang bukan berasal dari-Nya .

Maka apa yang harus kita lakukan supaya kita terhindar dari itu semua , mari kita belajar dan cobalah untuk diaplikasikan Cinta yang sebenar-benarnya cinta seperti yang terjadi pada masa Kenabian Muhammad Saw, yang memiliki Cinta yang begitu besar kepada Allah dan Kepada Umatnya, kemudian Anak beliaupun yang memiliki rasa Cinta yang begitu Luar Biasa Kepada Allah dan Kepada Suaminya Ali Bin Abi Thalib, dengan mengaplikasikan “ CINTA DALAM DIAM “, .
Yang tidak bisa diucapkan oleh lisan namun dapat dirasakan keberadaanya.

“ CINTA DALAM DIAM “, ya mungkin sebagian orang dari kalian ada yang baru mendengar ini, adapula yang pernah mendengarnya bahkan mungkin ada juga yang pernah mengalaminya.

Ya , Cinta Dalam Diam merupakan cara terbaik kita untuk mengantisipasi agar Cinta kita kepada makhluk tidak melebihi rasa Cinta kita kepada Allah Swt. Yang telah memberi kita Cinta dan Rasa .

Cinta yang hanya kita yang tahu, hanya hati kita yang bisa merasakanya, bukan siapapun. Hanya antara Diri dan Allah Swt yang tahu isi hati dan rasa yang ada dalam diri ini untuk siapa, dan biarlah hanya allah yang berkehendak untuk menentukan kemana arah Cinta-mu akan berlabuh nantinya, agar suatu saat kamu tidak kecewa dengan cinta yang semu yang hanya kepada makhluk.

Intinya ya kita harus senantiasa bersabar pada sebuah penantian yang mungkin tidak sebentar, kita hanya cukup berhharap ke Allah saja, jangan kepada Makhluk, karena jika kita terlalu berharap (bersandar) kepada Makhluk maka akhir nya akan menimbulkan rasa kecewa yang begitu mendalam.

Cukupi hatimu dengan bersabar, dan bertawakal kepada Allah dengan penuh pengharapan dan Rasa Cinta Kepada Allah, Pasti Allah akan memebrikan yang terbaik untuk kita.

Maka dari itu kita harus bisa menjaga perasaan bukan malah dibawa perasaan, nanti jatuhnya malah ke GR-an dong... udahlah cukupi dulu hatimu sama Allah insy. Allah gak bakal ngerasain kesepian karena gak ada pasangan ko tenang aja biar Allah yang ngatur semuanya(, semuanya akan berjalan sesuai kehendaknya.

Firman Allah dalam surah Ar-Rad : 28
’ ( yaitu ), orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan  mengingat allah. Hanya dengan mengingat allah hati menjadi tenteram . “ ( Q.S 13:28) .
Ya , pantes aja kalo hatinya selalu galau dalam hal cinta, kalo isi hatinya bukan Allah udah pasti hidupnya gak tenang. Iya kan, seperti penggalan ayat di atas.

Udah lah labuhin aja dulu hatimu ke Allah, Biar allah yang akan melabuhkan hatimu kepada yang berhak melabuhkan hatinya kepadamu, berdo’a meminta kepada allah, dengan cara senantiasa mendekatkan diri dengan sang pencipta baru deh nanti allah dekatkan dengan ciptaanya.
Firman Allah dalam surah Al-Baqarah 186 :

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon Kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran. ( Q.S. 2:186)
.                                              

“ Hati-hati dengan permainan cinta yang semu yang bukan berasal dari Allah,
Karena cinta bisa membuai hati yang lemah iman hanya dengan hawa nafsu belaka,
Maka , peliharalah hatimu dengan dizkir agar hatimu selalu tenang agar hidupmu tidak dipenuhi dengan cinta yang semu. “
Hati-hati dengan HATI – mu
Thanks for reading.semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum.........................................................................................

Monday, June 12, 2017

KEUTAMAAN MALAM LAILATUL QADAR




ASSALAMUALAIKUM,

                Pada pembahasan kali ini saya akan membahas tentang makna dibalik lailatul qadar dan kemuliaanya yang belum kita ketahui secara mendalam berdasarkan Al-Qur’an dan tafsirnya serta berdasarkan hadist Nabi Saw, beserta para sahabatnya.
                
       Nah pasti kalian sudah tau kan bahwa malam lailatul qadar itu hanya ada di bulan Ramadhan saja , bisa kebayang kan betapa mulianya malam lailatul Qadar itu.

     Nah jika kita ingin tau lebih detailnya yuk kita simak artikel di bawah ini secara seksama dan di maknai juga dengan hati ya. Mudah-mudahan bisa bernilai ibadah juga.

 “ Sesungguhnya kami telah menurunkanya (Al-Qr’an) pada malam kemuliaan(1), Dan Tahukah kamu apalkah malam kemuliaan itu?(2), Malam Kemuliaan itu lebih Baik dari Seribu Bulan. (3), Pada Malam itu turun Malaikat-Mlaikat dan malaikat Jibril dengan izin RABB-nya untuk mengatur segala urusan(4), Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar (5).”


                Pada Ayat di atas Allah Swt memberitahukan bahwa Allah Menurunkan Al-Qur’an pada waktu Lailatul Qadar, yaitu satu malam yang penuh berkah, yang sudah difirmankan oleh Allah Swt.


“ Sesungguhnya kami telah menurunkan Al-Quran pada suatu malam yang sangat berkah ( Ad-Dukhan :3)’’
         
 Di malam Lailatul qadr Allah menurunkan Al-Quran kepada Nabu Saw, dengan perantara mlaikat jibril secara berangsur-angsur dengan jumlah 30 juz.
Sebagaimana Firman Allah Swt, ;



“ Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya di turunkan al-Qur’an “ ( Q.S Al-Baqarah : 185 )
Ibnu Abbas dan juga yang lainya mengatakan: “Allah menurunkan Al-Qur’an itu sekaligus (30 juz), dari ;auh Mahfuzh ke Baitul Izzah di langit dubia. Kemudian diturunkan secara bertahap, sesuai konteksrealitasnya dalam kurun waktu 30 tahun, kepada Rasulullah Saw. “

                Dengan keagunganya malam lailatul Qadar maka Allah Swt berfirman :



“Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan” (al-Qadar ;2-3)”

Maksud dari ayat tersebut diatas adalah Allah Mengumpamakan bahwa jika kita beribadah kepada Allah pada malam kemuliaan itu maka layaknya kita seperti melakukan ibadah sebanyak seribu bulan. Subhanallah , kemudian ditegaskan dalam kitab ash-Shahibain dari Abu Hurairah. Bahwa Rasulullah Saw bersabda :

 
‘’ Barangsiapa yang bangun pada malam kemuliaan (Lailatul Qadar) dengan penuh keimanan dan pengharapan akan pahala, maka akan diberikan ampunan kepadanya dosa-dosanya yang telah lalu”
                Kemudian allah memperjelas lagi dalam ayat selanjutnya (Al-Qadar Ayta 4)





 


“ Pada malam itu turun Malaikat-mlaikat dan malaikat jibril dengan izin Rabb-Nya untuk mengatur segala urusan” ( al-qadar : 4) “

                Pada Ayat tersebut dapat dijelaskan bahwa pada malam itu banyak turun malaikat dan pada malaikat itu terdapat berkah yang sangat bayak sebagaimana mereka senang untuk turun saat al-Qur’an dibaca. Selain itu para Malaikat ini akan mengelilingi halaqah-halaqah dzikir (majelis ilmu) dan meletakan sayap mereka bagi pencari ilmu dengan penuh kejujuran sebagai bentuk penghormatan kepadanya.






                Malam Lailatul Qadar tersebut jatuh pada malam 10 hari terakhir di bulan Ramadhan dengan hitungan ganjil , sebagaimana Sabda Nabi Saw. :

“ Pada bulan Ramadhan, carilah ia (Lailatul Qadar) pada malam sepuluh terakhir, karena ia ada di malam ganjil; malam keduapuluh satu, atau keduapuluh tiga, atau keduapuluh lima, atau keduapuluh tujuh, atau keduapuluh sembilan, atau pada malam terakhir. “
Kemudian disunnahkan untuk memperbanyak Do’a dimalam sepuluh terakhir sepanjang waktu pada mlam-malam ganjil. Yang demikian itu didasarkan pada hadist yang diriwayatkan oleh imam Ahmad dari Abdullah bin Buraidah bahwa’Aisyah R.A pernah berkata, “Wahai Rasulullah, jika aku bisa mendapatkan lailatul qadar, apakah do’a yang sebaiknya aku panjatkan? Beliau menjawab , “ Bacalah :
“ Ya. Allah, Sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai maaf, karna-nya berikanlah maaf kepadaku” .

Malam lailatul Qadar hanya terdapat di bulan suci Ramadhan saja, dimana bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, kemuliaan serta magfirah Allah Swt. yang sangat besar dan begitu luar biasa. Dimana dimalam Lailatul Qadar itu juga Allah menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad Saw yang diturunkan secara berangsur-angsur (bertahap).  maka perbanyak maaf-lah terhadap dosa-dosa yang telah kita lakukan sebelumnya . Dan tidak lupa juga untuk senantiasa beribadah kepada Allah dengan hati yang murni (ikhlas) karna Allah untuk mengharap Ridha-Nya Allah baik di bulan Ramadhan Maupun dibulan-bulan biasanya.  Mudah-mudahan kita bisa dipertemukan di bulan Ramadhan berikutnya ya. Amin.


Terimakasih sudah membaca, mudah-mudahan jadi ladang pahala ya.
Wassalamualaiku ,,,,


AMIINNN.......

Monday, May 29, 2017

HIKMAH DIBALIK DO’A DAN MAKBULNYA DO’A










ASSALAMUALAIKUM...

Kali ini saya akan membahas tentang Do’A dan makbulnya Do’A itu sendiri sesuai dengan Al-Quran dan hadist shahih dari tafsir ibnu Katsir yang sebelumnya sudah saya baca , dan di pelajari.

Bagi para muslim dan muslimah yang sering berdo’a kepada Allah pastinya penasaran dong Makna/hikmah dibalik Do’a dan dimakbulkanya Doa seorang Muslim.

Do’a merupakan salah satu cara kita untuk berkomunikasi dengan Allah Swt, sang Pencipta,Pemilik dan Pengatur Kita . Dimana di dalam Do’a kita dapat meminta apa yang kita inginkan dan apa yang kita harapkan dari Allah, biasanya Do’a biasa kita lakukan setelah kita melakukan segala bentuk peribadahan kepada sang Khaliq. Namun kebanyakan dari kita berdo’a itu ketika sedang mendapatkana kesusahan/kesulitan saja, dan setelah kesulitan/kesusahan itu Allah cabut dan Allah kabulkan do’a mereka, mereka malah lupa kepada yang mencabut masalah mereka. Padahal yang harus kita tahu dan wajib kita pahami bahwa hakikat doa itu sendiri merupakan cara kita dekat dengan Allah dan dengan cara berdo’a itupun Allah akan lebih dekat kepada kita Agar kita senantiasa bersyukur akan nikmat yang Allah berikan, bahkan Allah Swt akan menambah rezky-Nya kepada kita apabila kita senantiasa bersyukur kepada-Nya.
Firman Allah Swt :


Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon Kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran. ( Q.S. 2:186) “

                Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Musa al-Asy’ari, ia menceritakan, ketika kami bersama Rasulullah Saw dalam suatu peperangan, kami tidak mendaki tanjakan, menaiki bukit, dan menuruni lembah melainkan dengan mengumandangkan takbir. Kemudian beliau mendekati kami dan beersabda “Wahai sekalian Manusia, sayangilah diri kalian, sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada dzat yang tuli dan jauh. Tetapi kalian berdo’a kepada Rabb yang mahamendengar lagi maha melihat. Sesungguhya yang kalian seru itu lebih dekat kepada seorang diantara kalian daripada leher binatang tungganganya. Wahay Abdullah bin Qais, maukah engkau aku ajari sebuah kaliamat yang termasuk dari pembendaharaan surga ? yaitu

   ( tiada daya dan kekuatan melainkan hanya karna pertolongan Allah ) .   ( H.R Bukhari, Muslim, Abu Utsman An-nahdi )

                Maksudnya , bahwa Allah Swt tidak menolak dan mengabaikan do’a seseorang, tetapi sebaliknya, dia maha mendengar Do’a. Ini merupakan anjuran untuk seesanantiasa berdo’a, dan dia tidak akan pernah menyia-nyiakan do’a hamba-Nya.


Imam Malik meriwayatkan dari Abu hurairah Saw, bahwa Rasulullah Saw. Bersabda :


Akan dikabulkan do’a salah seorang diantara klian selama ia tidak meminta dipercepat
Maka ia mengatakan, aku sudah berdo’a, tetapi tidak dikabulkan , dan hal ini diriwayatkan dalam hadiast Shahih Bukhari muslim, tetapi tidak dikabulkan” (H.R shahih Al-bukhari dan muslim dari malik.)

   Dalam Shahih Muslim , diriwayatkan dari Abu hurairah R.a bahwa nabi Saw, bersabda :
 

Tetap dikabulkan doa seorang hamba, selama ia tidak berdoa untuk perbuatan dosa atau pemutusan hubungan (silaturahmi) dan selama tidak minta dipercepat.” Ada seorang bertanya “ Ya Rasulullah, apa yang dimaksud dengan minta dipercepat itu?” beliaupun menjawab, “ (Yaitu) ia berkata, Aku sudah berdoa tetapi belum pernah aku melihat do’a ku dikabulkan. Maka pada saat itu ia merasa letih dan tidak mau berdo’a lagi”
               
  Dalam penyebutan ayat yang menganjurkan untuk senantiasa berdo’a, dan bersungguh sungguh dalam berdo’a.
                Diriwayatkan dalam musnad Imam Ahmad dan Sunat at-tirmidzi, an-nasa’i, dan Ibnu majah, dari Abu Hurairah R.a Katanya Rasulullah Saw berdoa :

Ada tiga orang yang doanya tidak akan ditolak: Penguasa yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka, dan doa orang yang dizhalimi. Allah akan menaikan doanya tanpa terhalang awan mendung pada hari kiamat dan dibukakan baginya pintu-pintu langit, dan dia berfirman, ‘Demi kemuliaan-Ku, aku pasti menolongmu meskipun beberapa saat lagi . “
               
  Doa merupakan salah satu hal wajib yang harus senantiasa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari ketika akan mengerjakan atau memulai dan mengakhiri sesuatu agar senantiasa berada dalam lindungan allah dan agar hati kita menjadi tenang karna Allah namun harus bersungguh-sungguh pula dalam berdoa tersebut dan harus di dasari dengan hati yang ikhlas karna allah agar do’a kita bisa di kabulkan oleh Allah Swt.

Thanks For Reading ,
"Jangan pernah terputus untuk senantiasa berdo’a kepada Allah
Karna kita tidak tahu Do’a yang mana-kah yang akan Allah kabulkan".
“UD’UNI ASTAJIBLAKUM”

WASSALAMUALAIKUM.







Tuesday, May 23, 2017

KEUTAMAAN SHAUM DI BULAN SUCI RAMADHAN

KEUTAMAAN SHAUM DI BULAN SUCI RAMADHAN DAN HIKMAHNYA




ASSALAMUALAIKUM,

Kabar baik untuk kita semua selaku umat muslim yang sebentar lagi akan menyambut bulan suci ramadhan yang tinggal menghitung hari lagi. Namun apa saja yang harus kita persiapkan untuk mennyambutnya ? bukan hanya sekedar makananya saja ya yang harus di persiapkan tapi kondisi fisik yang fit juga harus di persiapkan, dan tidak lupa untuk menjaga kekuatan mental kita yang tidak boleh batal ya shaum nya.
Namun apa sih arti shaum itu ??? mari kita ulas satu persatu ya.
Sebagai seorang muslim yang taat pasti kita tahu kan arti shaum yang sesungguhnya .
A.                           Pengertian dan Ketentuan Puasa (shaum) di bulan suci ramadhan.
Seperti terdapat dalam surat Al-Baqarah : 183 – 184 berikut :



Hai Orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa (183). (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa sebanyak hari yang di tinggalkan itu pada hari-hari yang lain, dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankanya (jika mereka berpuasa) membayar fidyah (yaitu) memberi makan orang miskin. Barang siapa yang dengan kerelaan hati mengeerjakan kebajikan maka itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (184). “

Pada ayat tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa Allah Swt menyeru kepada orang-orang yang beriman diantara umatnya untuk berpuasa sebagaimana orang-orang terdahulu (ahlul kitab) .

Puasa dalam bahasa arab diartikan juga Shaum yaitu menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkanya yaitu makan, minum, menahan/menjaga hawa nafsu dari segala yang dilarang oleh allah swt dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari dan senantiasa dijalankan dengan niat yang tulus (ikhlas) karna Allah Swt, semata.karna puasa itu sendiri mengandung hikmah sebagai bentuk penyucian, pembersih, dan penjernih diri dari perbuatan-perbuatan jelek dan akhlak tercela lainya .

Puasa yang di wajibkan oleh Allah tersebut jatuh di bulan suci ramadhan yaitu kita diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh dimana dibulan tersebut Allah swt banyak memberikan keberkahan, ampunan, dan dihapuskanya dosa-dosa kita serta bulan dikabulkanya doa-doa kita.

Namun sebelum allah memerintahkan puasa di bulan ramadhan  allah telah memerintahkan puasa selama 3 hari di awal bulan islam pada masa nabi Nuh A.s. kemudian hal itu di nasakh (dihapus) dan digantikan dengan bulan suci ramadhan .


  “ Di riwayatkan dari Mu’adz, ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Atha,’ , Qatadah dan adh-Dhahhak bin Muzahim, bahwa puasa itu pertama kali dijalankan seperti yang diwajibkan kepada umat-umat sebelumnya, yaitu tiga hari setiap bulanya. Ditambhakan oleh adh-Dhahhak, bahwa pelaksanaan puasa seperti ini masih disyariatkan pada permulaan islam sejak nabi Nuh a.s sampai allah Menasakhkanya dengan Puasa Ramadhan. “

Hukum puasa itu sendiri merupakan wajib bagi seorang muslim yang beriman, baligh, berakal, mampu (untuk mengerjakanya) .
Sedangkan bagi orang-orang yang dalam keadaan tertentu allah meringankanya dengan beberapa ketentuan seperti tersebut pada surat Al-Baqarah : 184 di atas.diantaranya
 
 “ Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankanya (jika mereka tidak berpuasa) untuk membayar fidyah , (yaitu): memberi makan seorang miskin, barang siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajika, mka yang demikian itu lebih baik bagimu. Dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui
           
     Allah Swt. Kemudian menjelaskan hukum puasa sebagaimana yang berlaku pada permulaan islam. Allah berfirman :


“ Barang siapa ada diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka) mka, (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu dari hari-hari yang lain. ‘ Artinya,orang yang sakit dan sedang dalam perjalanan diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Karna ha itu merupakan kesulitan bagi mereka. Namun mereka yang sakit dan dalam perjalanan harus mengqadhanya (megganti puasanya) pada hari-hari yang lain.adapun orang yang sehat atau tidak dalam perjalanantetapi merasa berat berpuasa baginya ada dua pilihan : berpuasa atau memberikan makan. Jika mau ia boleh berpuasa atau juga boleh berbuka , taetapi juga harus memberikan makan kepada orang miskin setiap harinya, maka yang demikian itu lebih baik. Dan berpuasa lebih baik dari memberi makan. Demikian pendapat menurut ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Mujjahid , Thawus , Muqathil bin Hayyan dan ulama salaf lainya. “  oleh karna itu Allah Swt berfirman :

Dan wajib bagi orang-orang yang merasa berat menjalankanya (jika mereka tidak berpuasa) untuk membayar fidyah, (yaitu) : memberi makan orang seorang miskin, Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
               
  Berdasarkan firman Allah Swt diatas dan berdasarkan kesepakatan para ulama, bahwa ada beberapa ketentuan apabila seorang mukmin tak sanggup untuk berpuasa penuh dan harus mengqadhanya/membayar fidyah diantaranya :
-          Orang yang sedang sakit
-          Orang yang sedang dalam perjalanan jauh.
-          Orang tua yang sudah lemah.
-          Wanita hamil dan menyusui .
-          Wanita yang sedang Haid / nifas .

B.                                Kemuliaan bulan suci Ramadhan .

Allah swt berfirman dalam surat al-baqarah : 185



“ (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk-petunjuk itu dan (pembeda antara yang haq dan yang bathil). Karena itu barangsiapa diantara kamu hadir (dinegeri tempat tinggalnya) dibulan itu maka hendaklah ia berpuasa. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka). Maka (wajiblah) baginya berpuasa , sebanyak hari yang ditinggalkanya itu , pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuknya yang diberikan kepadamu supaya kamu bersyukur” ( 2:185) .

                Pada ayat diatas dapat kita simpulkan bahwa Allah Swt memuliakan bulan puasa diantara bulan-bulan lainya dengan memilih (mengatur/menentukan) sebabagai bulan diturunkanya Al-Quran Al-Azhim. Allah memberikan keistimewaan ini pada bulan Ramadhan sebagaimana telah dinnyatkan dalam hadist bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan dimana kitab-kitab ilahiah diturunkan kepada para Nabi. Imam Ahmad bin Hanbal Rahimahullahu meriwayatkan darri watsilah bin Al-asqa ; bahwa rasulullah Saw bersabda :


Shuhuf (lembaran-lembaran) Ibrahim diturunkan pada malam pertama bulan Ramadhan, Taurat diturunkan pada tanggal 6 Ramadhan, Injil diturunkan pada tanggal 13 Ramadhan , dan Al-Quran diturunkan 24 Ramadhan “ (HR. Ahmad).
               
  Shuhuf Ibrahim, Kitab Taurat , Zabur , dan Injil diturunkan kepada nabi penerimanya dalam satu kitab sekaligus. Sedangkan Al-Quran diturunkan secara sekligus (dari Lauh Mahfuzh) ke Baitul Izzah di Langit dunia. Dan hal itu terjadi pada bulan Ramadhan di Malam Lailatur Qadar. Sebagaimana Firman Allah Swt :

´Sesungguhnya kami telah menurunkanya pada malam kemuliaan “ ( Al-Qadr :1)

 Sesungguhnya kami telah menurunkanya pada bulan yang penuh berkah “ ( Ad-Dukhan : 3)


Hikmah yang bisa kita dapatkan pada saat bulan Ramadhan Ialah : 

- Melatih Kejujuran 
       
    Kejujuran akan mengantar seseorang ke surga , sabda Rasulullah saw : 

" sungguh kejujuran itu akan mengantar (seseorang) kepada kebaikan (amal Shalih), dan kebaikan (Amal Shalih) akan mengantarkan (seseorang) ke surga '' ( H.R Bukhari:6094, Muslim:2670) . 

- Melatih Kesabaran 

     Pahala Orang yang bersabar tiada batasnya , Q.S Azumar : 10: 

" sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas " (Q.s Azumar : 10)

- Melatih Keimanan

  Bulan Ramadhan merupakan bulan pelatihan diri yang semuanya mencakup kebutuhan jasmani dan rohani yang akan mengantarkan kita pada tingkatan iman yang tinggi kepada Allah Swt. 

- Menyehatkan badan.

   Pada Bulan Ramadhan tubuh kita akan menjadi sehat dan bugar karena yang kita makan di bulan ramadhan biasanya makanan yang penuh protein dan bergizi seperti menu buka puasa berupa ( sup Buah, Kolak, Kurma) yang di dalamnya mengandung berbagai macam protein , selain itu selama kita berpuasa tubuh tidak akan mendapat asupan makanan yang tidak baik bagi tubuh sewaktu tidak berpuasa biasanya yang kita makan adalah makanan diluar yang jauh dari kata sehat. 

- Melatih Disiplin.

    Disiplin itu tumbuh karena adanya dorongan terhadap diri untuk melakukan sesuatu tepat pada waktunya seperti beribadah kepada allah saat adzan berkumandang, shalat menjadi lebih awal, dll

- Melatih Jiwa. 

   Biasanya di bulan ramadhan orang cenderung untuk tidakmelakukan hal kemaksiatan diri untuk mencegah batalnya puasa itu sendiri , jadi jiwa mereka akan merasa tenang dan bersih dari perbuatan maksiat. 

- Melatih Fisik
   
  Jika dihubungkan dengan Fisik , Shaum juga bisa melatih Fisik agar senantiasa bugar karna asupanmakanan yang kita makan mengandung banyak protein, karbohidrat , dan vitamin yang ada pada buah.  nah pola tidur pun akan berpengaruh pada kondisi fisik . 

Dengan Berpuasa penuh di Bulan suci Ramadhan mudah-mudahan kita bisa mmendapatkan 7 point hikmah puasa Ramadhan tersebut di atas dan mudah-mudahan kita menjadi golongan orang-orang yang bertaqwa . 

Sungguh betapa Luar biasanya bulan suci Ramadhan ini, dimana Bulan Rammmadhan merupakan bulan yang paling dimuliakan dan diberkahkan oleh Allah swt, betapa banyak pula keringanan yang Allah berikan kepada kita selaku umatnya agar senantiasa taat terhadap ketentuan-Nya.  Subhanallah Harusnya kita senantiasa bersyukur terhadap nikmat Allah yang telah di berikan kepada kita sehingga kita bisa dipertemukan lagi di bulan suci ini , dan mudah-mudahan kita senantiasa diberikan umur yang panjang dan berkah sehingga bisa di pertemukan dibulan yang mulia esok harinya. Aamiin .
Maka dari itu marilah kita untuk mulai bersiap menghadapi bulan suci dengan membersihkan hati dan fikiran jiwa yang dapat menyiksa diri . semoga di pertemukan di Ramadhan Esok hari.

Sumber : Al-Quran (Q.S Al-Baqarah) dan Tafsir Ibnu Katsir ( hal 342-350 )

Thanks For reading guys


Wassalamualaikum ..... !!!

Friday, April 28, 2017

MAKNA DI BALIK CINTA


CINTA . APA ITU CINTA ????
INILAH CINTA MENURUT MAKNA


   CINTA, Mungkin kata ini sudah tak asing lagi di telinga kalian, ya mungkin juga ada yang bosan dengar kata Cinta , tapi ada juga yang tak pernah bosan denger kata cinta, semua itu tergantung bagaimana kalian menyikapinya .

   Marilah kita ulas sedikit cinta itu apa, dan bagaimana pemaknaanya . !!!

   Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata Cinta mempunyai banyak arti, bisa di artikan sebagai Rasa Suka (Kesukaan) , Kasih Sayang (Kasih Sekali/Sayang Sekali) .

  Maka cinta dapat diartikan sebagai sesuatu yang bisa menimbulkan rasa suka yang akhirnya akan menjadi kasih sayang terhadap sesuatu yang dilihat .

  Namun pada dasarnya Cinta itu merupakan Fitrah dari sang pencipta ( Allah Swt ) yang telah menciptakan Hati, yang di dalamnya Bisa merasakan berbagai macam rasa yang timbul dari penglihatan/indra setiap manusia . 
   Cinta / Mahabbah / rasa Cinta itu Fitrah yang di miliki oleh setiap Makhluk Allah di Muka bumi ini yang harus senantiasa di jaga dengan baik .

Allah Swt berfirman dalam surah Ali-Imran : 14-15


“ Dijadikan Indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang di ingini , yaitu : wanita-wanita,anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang . itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). “  ( Ali-Imran :14 ). Katakanlah: “ inginkah aku kabarkan kepada mu apa yang lebih baik dari yang demikian itu ?” untuk orang-orang yang bertaqwa (kepada allah) , pada sisis Rabb mereka ada syurga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai , mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-istri yang id sucikan serta di ridhai Allah. Dan Allah maha melihat akan hamba-hambanya ( Ali-imran :15 )

   Nah, pada ayat tersebut di atas allah memeberitahukan mengenai apa yang di jadikan indah bagi manusia dalam kehidupan dunia, dengan berbagai macam kenikmatan: wanita,anak-anak.

   Pada ayat ke 14 Allah memulainya dengan menyebut wanita , karna fitnah yang ditimbulkan oleh wanita itu berat sebagaimana yang telah di sebutkan dalam hadist shahih berikut  :

  “ Aku tidak meninggalkan suatu fitnah yang lebih bahaya bagi kaum laki-laki daripada wanita”

  Namun jika keinginanya terhadap wanita itu dimaksudkan untuk menjaga kesucianya dan lahirnya banyak keturunan maka yang demikian itu sangat diharapkan, dianjurkan, dan di sunnahkan.

 pada ayat selanjutnya disebutkan juga ada isteri-istri yang di sucikan dan di ridhai Allah
Hadist shahih mengatakan. :


  “ Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita shalihah. Jika dia (suami) memandangnya, dia (isteri) menyenangkanya, jika memerintahnya, maka dia mentaatinya, dan jika ia (suami) tidak berada di sisinya. Dia senantiasa (menjaga) harta suaminya “ ( HR. Muslim
 An-Nasa’i dan Ibnu Majah.



Sumber dari tafsir Ibnu katsir

   Pada Ayat tersebut Allah telah menjelaskan bahwa segala yang terlihat indah di mata manusia itu belum tentu baik baginya terlebih jika apa yang di pandangnya baik dan ia dapat menjaga hawa nafsunya terhadap apa yang ia pandang indah di dunia. Dan tempat kembali yang baik bagi manusia adalah surga-nya Allah semata.

  Nah, apakah sudah tergambar cinta itu apa ?
Jika kita bandingkan definisi Cinta yang di rasakan oleh para nabi dan para sahabat di zaman Rasulullah Saw dahulu dengan definisi Cinta yang di rasakan dan di gambarkan pada Zaman sekarang sangatlah berbeda 180® pengaplikasianya .

   Ya, sangatlah BERBEDA sekali jika kita FlashBack pada kisah-kisah para orang-orang terdahulu (Rasulullah dan para sahabat) , Cinta Rasulullah tidak memandang rupa (Fisik),tidak memandang harta(dunia),tidak menggunakan hawa Nafsu, tapi Cinta Rasulullah itu murni Lillah (Karna Allah) Baik kepada para Isteri-istri nya, anak-anak nya maupun kepada keluarga sahabat, tabiin,tabiat, bahkan kepada tetangganya. Sehingga jarang sekali terjadi konflik / pertengkaran diantara mereka karna segala sesuatunya cukup di pandang dengan Lillah (Karna Allah) , begitupun Cinta / mahabbah Rasulullah kepada Allah Swt sebagai seorang hamba yang taat,tunduk,dan patuh kepada Rabb-nya.
(SUBHANALLAH)

    Dan coba lihat dan bandingkan dengan definisi dan pengaplikasian Cinta di zaman globalisasi ini yang jauh dari Ridha Allah swt, ya mungkin karna ini zaman sudah akan mendekati akhir/akhir zaman sebentar lagi, jadi ya sudah terlihat seperti yang terjadi di zaman jahiliyyah dulu sebelum di utusnya para Rasull-Allah ke muka bumi ini, ya Cinta yang hanya di dasari dengan hawa Nafsu belaka, melihat rupa (fisik), harta (Dunia) semata , bahkan jauh dari kata lillah (karna Allah) karna awalnya pun hanya didasari dengan hawa nafsu (syaitan) semata. Lalu bagaimanakah dengan kecintaanya terhadap allah ? sudah terbayang bukan ??? jika segala sesuatu yang di pandang bukan di dasari Lillah maka ada iLlah lain selain allah dalam dirinya maka kecintaanya pun sudah melebihi cintanya kepada allah swt.

    Lalu bagaimana dengan kita ??? sudahkah kita mencontoh Cintanya Rasulullah ? hanya kalian dan allah yang tau jawabanya ....  J
Jika belum, marilah kita sama-sama untuk senantiasa menjadi hamba Allah yang lebih baik lagi yang mampu meamandang segala sesuatu dengan pandangan yang baik dan Lillah . Insya.Allah . di awali dengan BASMALAH dan jangan lupa Pengamalanya harus sesuai dengan Al-Quran dan Sunnahnya ya.

Ada sedikit note nih dari saya :

“ Cinta itu Hidup, hidup Itu Cinta , Kita tak bisa hidup jika Tanpa Cinta dari Sang Pencipta
Karna Hidup Tanpa Cinta Bagai Taman Tak Berbunga “
So, Jalani Hidup dengan penuh Cinta Maka semuanya akan indah di pandang dengan mata dan di dasarkan karna Sang Pencipta (Allah Swt.).
Created by : Deti Fitriani .

Terimakasih telah membaca artikelnya semoga bermanfaat guys .
Thanks for reading and always enjoy with your life .
Wassalamm....


Wednesday, April 5, 2017

TIPS ANTI GALAU MENURUT AL-QURAN

TIPS – TIPS ( CARA-CARA ) Menghilangkan GALAU saat Menjomblo menurut AL-QURAN




                                          Image by : Instagram #indonesiatanpaPacaran



Assalamualaikum Ukhti , Dan  Akhwan..

Apa kabar nih , selamat berkunjung kembali di blog saya, mudah-mudahan kita senantiasa di beri kesehatan ya dalam menjalankan segala aktifitas dan perintah sang pencipta ( ALLAH SWT )
Kali ini saya akan membahas seputar keGALAUAN yang sering menggeliat di kalangan para remaja dan para ABG yang KeKinian seputar status “JOMBLO” ,..

Apa sih Status Jomblo itu ?? Ya, kalo kata anak zaman sekarang sih jomblo itu orang yang tidak mempunyai pasangan atau bisa kita bilang “PACAR” , Nah loh.. siapa nih yang lagi menjomblo ???
Namun apakah JOMBLO itu ada pada zaman RASULULLAH Saw.??????
Pacaran Aja dalam Islam tuh sudah tidak di anjurkan karna dapat termasuk dalam mendekati pada perbuatan Zina / Maksiat yang Tidak Terasa seperti yang terdapat dalam surah AL-Isra ayat 32
“ Dan janganlah kamu mendekati zina , sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk, “ ( Al-Isra : 32 )



Ilustrasi


                Nah pada ayat tersebut sudah jelas bahwa Allah melarang kita (Hambanya) untuk tidak mendekati perbuatan zina , karna zina merupakan perbuatan yang keji dan dapat membawa kita pada suatu jalan yang buruk dan akan membawa kemudaratan bagi diri sendiri maupun bagi orang lain (Yang menjadi pasangan) . Bahkan akan membuat kita jauh dari Allah karna terlalu sibuk memikirkan orang yang belum tentu menjadi jodoh kita kelak.
            
  1.   Cukup hanya ALLAH saja-lah yang seharusnya ada dalam hati kita, karna hanya allah yang sangat dan selalu mengerti keadaan setiap makhluknya .
Lalu apa sih tips-tips nya ..... ini dia :
1.       Selalu mengingat Allah

Biasakanlah hati kita untuk senantiasa mengingat allah agar terhindar dari pikiran-pikiran yang membuat kita GALAU tak karuan dan tidak jelas arah tujuanya .
Seperti yang allah firmankan dalam surah Ar-Raad : 28
“ (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah , hanya dengan mengingat Allah Hati menjadi tenteram. “
                Pada ayat tersebut allah menjelaskan bahwa orang-orang yang senantiasa mengingat allah hatinya senantiasa dalam keadaan tenteram (Tenang) dan di golongkan sebagai orang yang beriman.
2.      2.   Mengisi Aktifitas sehari-hari dengan kegiatan yang Positif
Tips yang kedua ini lumayan efektif , karna dengan menyibukan diri dengan hal yang positif maka kita tidak akan disibukan dengan lamunan-lamunan yang tidak jelas yang akan membuat kita GALAU . seperti yang tertuang dalam surah Al-Asr : 1-3

“ (1) Demi masa, (2) Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian (3) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasihat menasehati supaya menaati kebenaran dan menetapi kesabaran.
3.     3.      Berteman dengan orang-orang beriman.
Untuk tips ke-3 ini cukup sulit nih, soalnya di zaman sekarang yang gaya hidupnya sudah berkiblat ke-barat-baratan sudah jarang kita temui orang-orsng yang bisa mengajak kita pada kebaikan dan mencegah kita dalam kemunkaran. Karna faktor lingkungan inilah yang memiliki efek yang sangat besar bagi para jomblowan/wati buat selalu mng-GALAU Ria . namun tidak menutup kemungkinan pula bahwa masih ada orang-orang yang mau mngajak kita pada kebaikan dan mencegah kita pada kemunkaran, itu semua tergantung pada diri kita dan hidayah Allah pula lah yang menterjadikanya.
“ Bagi Manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran , di muka dan di belakangnya , mereka menjaganya atas perintah allah . Sesungguhnya Allah tidak merubah suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan mereka sendiri. Dan apabila allah menghendaki terhadap suatu keburukan suatu kaum , maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain dia ( Allah ) .

Nah , dari ketiga tips di atas mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kita para ikhwat-dan ikhwan untuk senantiasa memelihara hati kita agar terhindar dari yang namanya GALAU dengan status “ jomblo ‘’ ,  yang tidak jelas ujung-nya . karna pada zaman Rasulullah Saw.-pun tidak ada yang namanya GALAU karna men-JOMBLO , toh kita umat Nabi kan jadi ya ikuti lah jejak / risalah nya. Jangan hanya ikut-ikutan jaman aja. Toh zaman tidak akan bisa memberikan syafaat kita kelak di hari kiamat.
Sampai jumpa di tips-tips berikutnya ya.. terimakasih sudah berkunjung .


Lagi Gelisah, deketin Allah yuk_obat galau

Assalamualaikum Wr, Wb.     Alhamdulillahirabbil'alamin, segala puji bagi Allah yang telah memberikan rahmatnya sehingga saya bisa m...